Senin, 10 Oktober 2016

Tugas terstruktur 2

TUGAS TERSTRUKTUR
NAMA : SAFITRI TLASIH
NIM :A1C115035

Jelaskan mengapa suatu sikloheksana terdisubtitusi-cis-1,3 lebih stabil dari pada struktur-trans-padanannya?
Tuliskan proyeksi fischer untuk semua konfigurasi yang mungkin dari 2,3,4 pentanatriol. Tunjukkan pasangan-pasangan enantiomernya?


JAWAB:
Terdapat dua bentuk isomer cis- trans , yaitu cis dan trans. Ketika gugus subtituen beroroientasi pada arah yang sama, diastereomer disebut sebagai cis, sedangkan subtituen berorientasi pada arah yag berlawanan,  diastereomersebagai trans. Isomer cis dan trans seringkali memiliki sifat sifat fisika yang berbeda. Perbedaan isomer pada umumnya di sebabkan oleh perbedaan bentuk molekul atau momen dipol secara keseluruhan. Perbedaan isomer cis dan trans juga sangat besar, seperti pada kasus siklooktena. Perbedaan sangat besar antara kedua isomer disebabkan oleh keterikatan cincin yang menyebabkan kurang stabil. Serta titik leleh dan titik didihnya juga mempengaruhi kstabilan pada sikloheksana tersubtitusi 1,3.
Proyeksi fischer adalah sama saja dengan proyeksi ruang wedge line yang diposisikan tegak/vertical. Dapat diputar 180 derajat denga struktur dan konfigurasi absolute yang sama, dengan senyawa asalnya, tetapi bila diputar 90 derajat ata diputar 270 derajat struktur konfigurasi absolutnya akan berbeda dengan senyawa asalnya. Aturan pada proyeksi fischer mengatakan bahwa tangan-tangan yang mendatar(horizontral) berarti diposisikan mengarah/mendekati pengamat. Sedangkan tangan tangan tegak (vertical)terutama yang berada pada ujung molekul, berarti diposisikan menjauh pengamat.























2 komentar:

  1. assalamualaikum, saya ingin bertanya
    jelaskan perbedaan isomer geometri cis-trans dalam hal sifat fisiknya

    terimakasih

    BalasHapus
  2. Waalaikum salam nia
    Terima kasih atas pertanyaannya
    Kedua isomer geometri cis dan trans trrsebut mempunyai perbedaan dalam hal sifat fisiknya, misalnya titik didih,titik leleh, kelarutan dan sebagainya. Juga dalam hal kstabilan termodinamikanya,maka isomer trans lebih stabil dari pada isomer cis hal ini di sebabkan oleh karena pada isomer geometri trans posisi L1 dan L2 tidak pada sisi yang sama dan membentuk posisi diagonal/silang,sehingga ruangnya tidak terlalu berdesakan (crowded),jika dibandingkan posisi L1=L2 pada isomer geometri cis yang terletak pada sisi yang sama,sehingga menimbulkan adanya desakan ruang yang cukup besar.namun demikian, isomer geometri trans akan dapat berubah menjadi isomer geometri cia,bila ditambahkan energi berupa panas/terminal atau cahaya/fotonya.

    BalasHapus