Kamis, 15 September 2016

KLASIFIKASI SENYAWA ORGANIK



Hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur karbon (C) dan hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut.
Jenis hidrokarbon
·         Hidrokarbon aromatik, mempunyai setidaknya satu cincin aromatik
·         Hidrokarbon alisiklik, hidrokarbon ini membentuk rantai c tertutup (lingkar)
·         Hidrokarbon alifatik, hidrokarbon ini membentuk rantai C terbuka, dan yang masuk dalam hal ini adalah alkana, alkena dan alkuna
·         Hidrokarbon jenuh, juga disebut alkana, yang tidak memiliki ikatan rangkap atau aromatik.
·         Hidrokarbon tak jenuh, yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap antara atom-atom karbon, yang dibagi menjadi:
Ø  Alkena
Ø  Alkuna
1.       Alkana (parafin) CnH2n+2
Senyawa alkana merupakan senyawa hidrokarbon yang hanya mengandung ikatan tunggal (ikatan sigma) sehingga jumlah atom H nya maksimal. Senyawa jenis ini pada umumnya stabil, kereaktifanya rendah affinitas kecil (sedikit gaya gabung) Sukar bereaksi sehingga di sebut parafin. Termasuk kedalam hibridisasi sp3 memiliki bangun molekol tetrahedral. Di dalam senyawa alkana, ikatan kimianya adalah kovalen murni sehingga ada pusat yang kaya atau kekurangan elekron, maka semua reaksinya hanya melalui reaksi substitusi radikal bebas. Senyawa alkana adalah senyawa yang susah di putus ikatannya, hanya bisa diputuskan dan di radikalisasi dengan peroksida dan halogen.
Ø  Sifat-sifat Alkana
·         Bentuk Alkana dengan rantai C1 – C4 pada suhu kamar adalah gas, C4 – C17  pada suhu adalah cair dan > C18  pada suhu kamar adalah padat
·          Titik didih makin tinggi bila unsur C nya bertambah...dan bila jumlah atom C sama maka yang bercabang mempunyai titik didih yang lebih rendah
·         Sifat kelarutan : mudah larut dalam pelarut non polar
·         Massa jenisnya naik seiring dengan penambahan jumlah unsur C
·          Merupakan sumber utama gas alam dan petrolium (minyak bumi)
Sifat-sifat deret homolog alkana :
o Mempunyai sifat kimia yang mirip
o Mempunyai rumus umum yang sama
o Perbedaan Mr antara 2 suku berturutannya sebesar 14
o Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik didihnya

n    Rumus                     Nama

1.     CH4                      =   metana
2 .    C2H6                    =   etana
3 .     C3H8                   =   propana
4.      C4H10                 =   butana
5.      C5H12                 =   pentana
6.      C6H14                 =   heksana
7.      C7H16                 =   heptana
8.      C8H18                 =   oktana
9.      C9H20                 =   nonana
10.    C10H22               =   dekana
11.    C11H24               =   undekana
12.    C12H26               =   dodekana
Kegunaan alkana, sebagai :
• Bahan bakar
• Pelarut
• Sumber hidrogen
• Pelumas
• Bahan baku untuk senyawa organik lain
·         Bahan baku industri

2.       Alkena (Olefin) CnH2n

merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki 1 ikatan rangkap 2 (-C=C-). Senyawa alkena mempunyai kekurangan atom C dan H, jika dibandingkan dengan hidrokarbon (alkana). Bila 2 atom membentuk 2 ikatan kovalen satu sama lain , dengan masing-masing memberikan sepasang elektro yang di pergunakan bersama-sama,maka akan terjadi ikatan rangkap 2. Yang terdiri dari sebuah ikatan sigma dan sebuah ikatan π.

Sifat-sifat Alkena

·         Hidrokarbon tak jenuh ikatan rangkap dua
·          Alkena disebut juga olefin (pembentuk minyak)
·           Sifat fisiologis lebih aktif (sbg obat tidur --> 2-metil-2-butena)
·           Sifat sama dengan Alkana, tapi lebih reaktif
·         Sifat-sifat : gas tak berwarna, dapat dibakar, bau yang khas, eksplosif dalam udara (pada konsentrasi 3 – 34 %)
·         Terdapat dalam gas batu bara biasa pada proses “cracking”
·          

Kegunaan Alkena sebagai :
·         Dapat digunakan sebagai obat bius (dicampur dengan O2)
·         Untuk memasakkan buah-buahan
·         bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alkohol.

3.       Alkuna CnH2n-2
merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki 1 ikatan rangkap 3  (–C≡C–). Sifat-nya sama dengan Alkena namun lebih reaktif dan lebih bersifat asam. Senyawa ini terdiri dari sebuah ikatan sigma dan dua buah ikatan π.
Kegunaan Alkuna sebagai  :

·         etuna (asetilena = C2H2) digunakan untuk mengelas besi dan baja
·           untuk penerangan
·         Sintesis senyawa lain.

6 komentar:

  1. Assalamualaikum fitri, dari resume di atas, apakah hanya senyawa alkana saja yg reaksinya melalui reaksi substitusi radikal bebas? Atau senyawa lain yg ikatan kimianya kovalen murni juga bisa?

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum fitri, dari resume di atas, apakah hanya senyawa alkana saja yg reaksinya melalui reaksi substitusi radikal bebas? Atau senyawa lain yg ikatan kimianya kovalen murni juga bisa?

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum,pada resume di atas disebutkan bahwa kegunaan alkena itu bisa menjadi obat bius yang di campurkan O2 nah yang ingin saya tanyakan apa penyebab alkena tersebut bisa di gunakan untuk obat bius?? beri alasanny
    Terima kasih

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum,pada resume di atas disebutkan bahwa kegunaan alkena itu bisa menjadi obat bius yang di campurkan O2 nah yang ingin saya tanyakan apa penyebab alkena tersebut bisa di gunakan untuk obat bius?? beri alasanny
    Terima kasih

    BalasHapus
  5. Waalaikum salam nur
    Maaf sebelumnya saya kurang tahu mengenai senyawa lain yang dapat substitusi radikal bebas.
    Reaksi substitusi radikal bebas terjadi apabila gugus yang mengganti adalah radikal bebas. Pereaksi radikal bebas adalah atom atau gugus atom yang mengandung sebuah elektron yang tidak berpasangan. Pereaksi radikal bebas umumnya digunakan pada reaksi yang menyebabkan pemutusan homolitik dari substrat. Reaksi ini dimulai dengan pembentukan radikal bebas yang reaktif. Radikal tersebut beresaksi dengan molekul lain membentuk radikal bebas baru yang meneruskan reaksi berikutnya. Contoh reaksi substitusi radikal bebas adalah reaksi antara metana dengan gas klor mengasilkan monoklor-metana dan asam klorida.

    BalasHapus
  6. Waalaikum salam listya
    Penyebab alkena dapat di jadikan obat bius itu karena sifat fisik dan kimianya
    Obat bius itu jumlah dan jenisnya banyak dan beraneka ragam. Tapi karena dikasih tahu bahwa obat bius tersebut dari golongan alkena, maka persamaan reaksinya adalah persamaan reaksi pembakaran :
    Alkena (obat bius) + O2 --> CO2 + H2O

    BalasHapus